Shohibul Azka Mahasiswa Ilmu al-Qur'an dan Tafsir IAIN Syekh Nurjati Cirebon

Doa Yang Dipanjatkan Sehabis Pulang Haji/Umroh Untuk Tamu

Doa Yang Dipanjatkan Sehabis Pulang Haji Umroh Untuk Tamu

Doa yang dipanjatkan untuk tamu sehabis pulang Haji/Umroh itu sangat diperlukan sekali, karena pada umumnya setelah kita pulang dari ibadah umroh atau haji maka akan ada banyak orang yang akan berkunjung ke rumah kita baik itu tetangga, teman, keluarga atau orang lain.

Tentang Umroh dan Haji

Ibadah umroh merupakan salahsatu ibadah yang sering kita dengarkan, atau bisa dikatakan ibadah yang tidak asing lagi di telinga kita.

Ibadah ini juga bisa disebut dengan haji kecil. Disebut demikian karena umrah tidak seperti ibadah haji dalam prihal ritual dan hukumnya.

Haji dan umrah memiliki perbedaan yang cukup signifikan baik dari segi waktunya maupun hukumnya.

Dari segi waktu, haji itu dilaksanakan pada bulan-bulan tertentu, yakni Syawal, Dzul Qa’dah dan sepuluh hari pertama dari bulan Dzul Hijjah. Bukan dilakukan pada semua bulan, sehingga tidak sah hajinya seseorang yang dilakukan pada selain bulan-bulan tersebut.

Sedangkan umrah itu disunnahkan untuk dikerjakan pada semua bulan selain hari-hari dilaksanakannya haji.

Dalam haji itu ada pelaksanaan wuquf di Arafah, bermalam di Muzdalifah dan Mina, dan di dalam haji terdapat ritual melempar jumrah.

Sementara umrah tidak ada pelaksanaan ritual tersebut. Tetapi di dalam umrah hanya melaksanakan niat ibadah umrah, thawafsai dan menggundul atau memendekkan rambut setelah sai.

Selian itu, semua ulama telah bersepakat bahwa haji berhukum wajib. Sementara umrah masih diperdebatkan hukumnya oleh ulama. Ada yang mewajibkan dan ada yang mengatakan statusnya sunnah.

Ya pada intinya, dua ibadah tersebut intinya sama-sama mengunjungi baitullah di kota suci Makkah al-Mukarromah.

Baca juga : Doa Sesudah Shalat Wajib

Doa Sehabis Pulang Dari Haji/Umroh Untuk Orang Yang Berkunjung

Doa Sehabis Pulang Dari Haji Umroh Untuk Orang Yang Berkunjung

Setelah seseorang melakukan serangkaian ritual ibadah haji dan umrah, biasanya akan ada para tamu yang berdatangan untuk sekedar menjenguk hingga meminta doa kepadanya.

Hal tersebut diyakni oleh banyak orang karena orang yang telah pulang dari tanah suci untuk ibadah haji dan umroh merupakan orang yang sholeh yang semua dosanya telah diampuni. Keyakinan tersbut mungkin didasari hadits berikut:

عن أبي هريرة رضي الله عنه أن رسول الله صلى الله عليه وسلم قال: العمرةُ إلى العمرةِ كفَّارَةٌ لمَا بينَهمَا ، والحجُّ المبرورُ ليسَ لهُ جزاءٌ إلا الجنَّةُ

Dari Abu Hurairah radhiallahu’anhu, Rasulullah Shallallahu’alaihi Wasallam bersabda, “Ibadah umrah ke ibadah umrah berikutnya adalah penggugur (dosa) di antara keduanya, dan haji yang mabrur tiada balasan (bagi pelakunya) melainkan surga” (HR al-Bukhari dan Muslim).

Hadits diatas menjelaskan bahwa haji dan umroh merupakan ibadah yang dapat menggugurkan dosa-dosa. Terlebih lagi jika dikerjakan beberapa kali, maka dosa yang dikerjakan oleh kita akan gugur di setiap kali kita mengerjakannya. Apalagi jika mencapai haji yang mabrur, maka surga adalah balasannya kelak di akhirat Nanti.

Mungkin karena pemahaman demikianlah yang pada akhirnya banyak orang berkunjung kepadanya untuk meminta didoakan. Mereka yakin doanya mustajab.

Nah bagi anda yang kebetulan telah melakukan ibadah haji dan umrah lantas setibanya di rumah mengalami hal demikian, maka anda tidak usah hawatir dan bimbang apalagi sampai grogi. Cukup hadapi mereka dengan santai. Doakan mereka sebisanya.

Baca juga : Bacaan Doa Yang Mustajab

Doa Untuk Tamu Sehabis Pulang Haji/Umroh

Doa Untuk Tamu Sehabis Pulang Haji Umroh

Tetapi jika anda mampu menggunakan bahasa Arab, maka itu lebih baik lagi. Berikut ini akan kami tuliskan teksnya:

بِسْمِ اللهِ الرَّحْمٰنِ الرَّحِيْمِ. اَلْحَمْدُ ِللهِ رَبِّ اْلعَا لَمِيْنَ. اللهم صَلِّ وَسَلِّمْ وَبَارِكْ عَلىٰ سَـيِّدِنَا مُحَمَّدٍ صَلَاةً تُبَلِّغُنَا بِهَا حَجَّ بَيْتِكَ الْحَرَامِ وَزِيَارَةِ قَبْرِ نَبِيِّكَ مُحَمَّدٍ

Bismillahirrahmanirrahim. Alhamdu lillaahi robbil ‘aalamiin. Allahumma sholli wasallim wabarik ‘ala sayyidina muhammadin sholatan tuballighunaa bihaa hajja baitikal haroom waziyaroti qabri nabiyyika Muhammadin.

Artinya: “Dengan menyebut nama Allah Yang Maha Pengasih lagi Maha Penyayang. Segala puji bagi Allah, Tuhan semesta alam. Ya Allah limpahkanlah shalawat, salam dan berkah kepada junjungan kami nabi Muhammad, dengan shalawat yang bisa menyampaikan kami untuk berhaji ke baitil haram dan ziarah ke makam nabi Muhammad”.

اللهم اجْعَلْ حَجَّنَا حَجًّا مَبْرُوْرًا،  وَعُمْرَةَنَا عُمْرَةً مَبْرُوْرًا، وَسَعْيَنَا سَعْيًا مَشْكُوْرًا، وَذَنْبَنَا ذَنْبًا مَغْفُوْرًا، وَعَمَلَنَا عَمَلًا صَالِحًا مَقْبُوْلًا، وَتِجَارَةَنَا تِجَارَةً لَنْ تَبُوْرَ، يَا عَالِمَ مَا فِى الصُّدُوْرِ أَخْرِجْنَا مِنَ الظُّلُمَاتِ إِلَى النُّوْرِ

Allahummaj ‘al hajjanaa hajjan mabruuron, wa ‘umrotanaa ‘umrotan mabruuron, wa sa’yanaa sa’yan masykuuron, wa ‘amalan shoolihan maqbuulan, wa tijaarotunaa tijaarotan lan tabuuro, ya ‘Alima maa fissh shuduur, akhrijnaa minadz dzulumaati ilan nuur.

Artinya: “Ya Allah jadikanlah haji kami haji yang mabrur (baik dan diterima),  umroh kami umroh yang mabrur, sa’i kami sa’i yang disyukuri, dosa kami dosa yang diampuni, amal kami amal shaleh yang diterima dan perdagangan kami perdagangan yang tidak merugi, wahai Dzat Yang Maha Mengetahui apa yang ada dalam dada, keluarkanlah kami dari kedhaliman menuju cahaya (keimanan)”.

اللهم سَهِّلْ أُمُوْرَنَا وَحَصِّلْ مَقَاصِدَنَا وَبَلِّغْنَا إِلَيْكَ يَا اَللهُ. اللهم اجْمَعْنَا جَمْعًا مَرْحُوْمًا. اللهم إِنَّا نَسْئَلُكَ النِّعْمَةَ وَالرَّحْمَةَ وَحُسْنَ الْخَاتِمَةِ

Allahumma sahhil umuuronaa wa hashshil maqooshidanaa wa ballighnaa ilaika ya Allah. Allahummajma’na jam’an marhuuman. Allahmma innaa nas’alukaan ni’mata war rohmata wahusnul khootimah.

Artinya: “Ya Allah,mudahkanlah segala urusan kami,kabulkanlah segala keinginan kami, dan sampaikanlah kami kehadlirat-Mu. Ya Allah kumpulkan kami bersama orang-orang yang mendapat rahmat-Mu. Ya Allah kami mohon kepada-Mu nikmat, rahmat dan akhir yang baik.”

وَاَدْخِلْنَا الْجَنَّةَ مَعَ اْلاَبْرَارِ. يَا عَزِيْزُ يَا غَفَّارُ يَا رَبَّ الْعَالَمِيْنَ

Wa adkhilnal jannata ma’al abror ya ‘azizu ya ghoffar ya robbal ‘alaalamiin

Artinya: “Dan masukkanlah kami ke dalam surga beserta orang-orang yang baik-baik. Wahai Dzat Yang Maha Perkasa dan Maha Pengampun, wahai Tuhan semesta alam.”

رَبَّنَا آتِنَا فِى الدُّنْيَا حَسَنَةً وَفِى اْلاَخِرَةِ حَسَنَةً وَقِنَا عَذَابَ النَّارِ. سُبْحَانَ رَبِّكَ رَبِّ الْعِزَّةِ عَمَّا يَصِفُوْنَ. وَالْحَمْدُ لِلَّهِ رَبِّ الْعَالَمِيْنَ. اَلْفَاتِحَةُ

Robbana atinaa fid dunya hasanah wafil aakhiroti hasanah waqinaa ‘adzaban naar. Subhana robbika robbil ‘izzati ‘amma yashifuuna wal hamdu lillahi robbil ‘alamiin.

Artinya: “Tuhan kami berilah kami kebaikan di dunia dan kebaikan di akhirat serta jauhkanlah kami dari siksa neraka. Maha suci Tuhanmu, Tuhan Yang Mahaperkasa dari sifat yang mereka katakan. Segala puji bagi Allah, Tuhan Semesta alam. Alfatihah….

بِسْمِ اللَّهِ الرَّحْمَٰنِ الرَّحِيمِ
الْحَمْدُ لِلَّهِ رَبِّ الْعَالَمِينَ الرَّحْمَٰنِ الرَّحِيمِ مَالِكِ يَوْمِ الدِّينِ إِيَّاكَ نَعْبُدُ وَإِيَّاكَ نَسْتَعِينُ اهْدِنَا الصِّرَاطَ الْمُسْتَقِيمَ صِرَاطَ الَّذِينَ أَنْعَمْتَ عَلَيْهِمْ غَيْرِ الْمَغْضُوبِ عَلَيْهِمْ وَلَا الضَّالِّين أمِينْ

Bismillaa hirrahmaanir rahiim Alhamdulillaahi rabbill’aalamiin. Arrohmaanir rahiim. Maalikiyaumiddin. Iyyaakana’budu wa iyyaakanasta’iin. Ihdinash shiraathal mustaqiim. Shiraathal ladziina an’amta ‘alaihim ghoiril maghdhuubi’alaihim waladhaalliin. Aamiinn

Artinya : Dengan menyebut nama Allah yang maha pengasih lagi maha penyayang. Segala puji bagi Allah, Tuhan semesta alam. Yang maha pengasih lagi maha penyayang. Yang menguasai hari pembalasan. Hanya kepada Engkaulah kami menyembah. Dan hanya kepada Engkaulah pula kami memohon pertolongan. Tunjukkanlah kami ke jalan yang lurus, yaitu jalan orang orang yang telah Engkau anugerahi nikmat kepada mereka, bukan jalan mereka yang dimurkai dan bukan pula jalan mereka yang sesat, semoga engkau kabulkan permohonan kami.

Ya demikanlah tadi bacaan doa untuk para tamu yang datang ketika menjenguk kita yang baru datang dari tanah suci Mekkah dalam rangka melakukan ibadah haji dan umrah.

Bagi yang belum melakukan ibadah tersebut, semoga Allah membanyakkan rejeki kita sehingga mampu melaksanakannya. Dan bagi yang sudah, semoga umrah dan hajinya mabrur. Amiin..

Shohibul Azka Mahasiswa Ilmu al-Qur'an dan Tafsir IAIN Syekh Nurjati Cirebon

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *