Shohibul Azka Mahasiswa Ilmu al-Qur'an dan Tafsir IAIN Syekh Nurjati Cirebon

Doa Untuk Orang Tua Yang Sudah Meninggal Dunia Lengkap

Doa Untuk Orang Tua Yang Sudah Meninggal Dunia

Doa Untuk Kedua Orang Tua Yang Sudah Meninggal Dunia akan kami bahas secara lengkap dan detail dengan arti, lafal arab dan latinnya. Setiap yang bernyawa pasti akan menemui ajalnya. Hal demikian merupakan sunnatullah yang tidak dapat terhindarkan. Meski bersembunyi di tembok kokoh pun, jika ajalnya telah tiba, maka kematian akan datang menghampirinya.

Dalam kepercayaan agama Islam, ketika manusia meninggal dunia, setelahnya ia akan menghadapi beberapa fase. Pada beberapa fase tersebut, ada yang mengalami kenikmatan di alam kubur hingga berlanjut di akhirat, dan ada juga yang mendapatkan kesedihan yang berlarut di dalam kubur karena mendapat azab, hal yang semacam ini juga berlanjut hingga di akhirat. Semua itu tergantung amal perbuatan mereka selama hidup di dunia.

Namun, jika ternyata orang yang meninggal tersebut masih mempunyai kerabat, terlebih lagi mempunyai anak yang sudah menginjak masa dewasa, apakah mereka masih bisa berbuat baik untuk kedua orang tuanya? Tentu saja ia dapat berbuat baik untuk keduanya.

Akan tetapi, berbuat baik tersebut tentunya sedikit berbeda dengan berbuat baik pada keduanya tatkala hidup. Dan tentunya, perbuatan baik tersebut akan sangat bermanfaat untuk keduanya yakni akan meringankan beban yang mereka tanggung di dalam akhirat.

Sebagaimana dijelaskan dalam suatu hadits Nabi bahwa seluruh amalan manusia akan terputus, kecuali tiga perkara, yang mana salahsatu di antaranya adalah anak yang sahlih/shalihah yang mendoakan kedua orang tuanya.

Doa Untuk Kedua Orangtua

Perbuatan baik tersebut berupa mengirimkan hadiah pahala bacaan-bacaan al-Qur’an dan bacaan lainnya, atau doa kebaikan dan permohonan ampun untuk kedua orang tua yang telah meninggal. Adapun berikut ini adalah sejumlah lafal yang dapat dibaca seseorang untuk mendoakan kedua orang tuanya:

رَبِّ اغْفِرْ لِيْ وَلِوَالِدَيَّ وَارْحَمْهُمَا كَمَا رَبَّيَانِيْ صَغِيْرَا

Rabbighfir lī, wa li wālidayya, warham humā kamā rabbayānī shaghīrā.

Artinya, “Tuhanku, ampunilah dosaku dan (dosa) kedua orang tuaku. Sayangilah keduanya sebagaimana keduanya menyayangiku di waktu aku kecil.”

Selain doa di atas, ada beberapa doa lain dengan redaksi yang berbeda, namun beberapa doa tersebut bukan hanya ditujukan untuk orang tua yang telah meninggal dunia, tetapi juga ditujukan untuk segenap kaum muslimin dan muslimat di seluruh penjuru dunia. Bahkan beberapa doa tersebut juga ditujukan untuk kaum muslimin dan muslimat yang masih hidup.

Doa Keselamatan Untuk Orangtua

Dilansir dari NU Online, bahwa doa-doa tersebut diajukan kepada Allah untuk umat Islam secara umum dan khususnya kepada kedua orang tua, guru, mereka yang berjasa, dan mereka yang memiliki hak tertentu atas diri kita yang belum sempat terselesaikan karena beberapa hal. Berikut ini adalah doanya:

اللَّهُمَّ اغْفِرْ لِلْمُسْلِمِيْنَ وَالْمُسْلِمَاتِ وَالْمُؤْمِنِيْنَ وَالْمُؤْمِنَاتِ الأَحْيَاءِ مِنْهُمْ وَالأَمْوَاتِ مِنْ مَشَارِقِ الْاَرْضِ إِلَى مَغَارِبِهَا بَرِّهَا وَبَحْرِهَا، خُصُوْصًا إِلَى آبَاءِنَا وَاُمَّهَاتِنَا وَأَجْدَادِنَا وَجَدَّاتِنَا وَأَسَاتِذَتِنَا وَمُعَلِّمِيْنَا وَلِمَنْ أَحْسَنَ إِلَيْنَا وَلِأَصْحَابِ الحُقُوْقِ عَلَيْنَا

Allāhummaghfir lil muslimīna wal muslimāt, wal mukminīna wal mukmināt, al-ahyā’i minhum wal amwāt, min masyāriqil ardhi ilā maghāribihā, barrihā wa bahrihā, khushūshan ilā ābā’inā, wa ummahātinā, wa ajdādinā, wa jaddārinā, wa asātidzatinā, wa mu‘allimīnā, wa li man ahsana ilainā, wa li ashhābil huquqi ‘alaynā.

Artinya, “Ya Allah, ampunilah mukminin, mukminat, muslimin, muslimat, yang masih hidup, yang telah wafat, yang tersebar dari timur hingga barat, di darat dan di laut, khususnya bapak, ibu, kakek, nenek, ustadz, guru, mereka yang telah berbuat baik terhadap kami, dan mereka yang masih memiliki hak terhadap kami.”

Masih melansir dari situs NU Online, bahwa setelah membaca doa di atas, kita juga dapat melanjutkan membaca doa lain sebagai permohonan rahmat, ampunan, dan syafaat bagi mereka yang bersyahadat secara umum. Berikut ini adalah doanya:

اَللَّهُمَّ اغْفِرْ لَهُمْ وَارْحَمْهُمْ وَعَافِهِمْ وَاعْفُ عَنْهُمْ. اللَّهُمَّ اَنْزِلِ الرَّحْمَةَ وَالْمَغْفِرَةَ وَالشَّفَاعَةَ عَلَى أَهْلِ الْقُبُوْرِ مِنْ أَهْلِ لَاالَهَ اِلَّا اللهُ مُحَمَّدٌ رَّسُوْلُ اللهِ

Allāhummaghfir lahum, warhamhum, wa ‘āfihim, wa‘fu ‘anhum. Allāhumma anzilir rahmata, wal maghfirata, was syafā’ata ‘alā ahlil qubūri min ahli lā ilāha illallāhu Muhammadun rasūlullāh.

Artinya, “Ya Allah, berikanlah ampunan, kasih sayang, afiat, dan maaf untuk mereka. Ya Allah, turunkanlah rahmat, ampunan, syafa’at bagi ahli kubur penganut dua kalimat syahadat.”

Doa-doa di atas dianjukan untuk dibaca mengingat bahwa jika seseorang mendoakan orang lain apalagi yang didoakannya itu banyak, maka kebaikan pahala yang banyak juga akan kita dapatkan. Bisa saja kita merasakan kebaikan tersebut di dunia, namun jika tidak, maka kita akan menuainya di akhirat kelak.

Doa Sapu Jagat

Kemuduian, doa untuk kedua orang tua yang telah meninggal ada baiknya ditutup dengan doa sapu jagad, shalawat nabi, dan pembacaan Surat Al-Fatihah. Karena dalam suatu hadits dijelaskan bahwa doa sapu jagad merupakan doa yang rutin dibaca oleh Nabi.

Membaca shalawat kepada Nabi juga merupakan salahsatu kunci agar doa diijabah oleh Allah. Membaca Al-Fatihah juga merupakan pelengkap agar doa kita mudah dikabulkan olehNya. Berikut ini adalah panduan doanya:

رَبَّنَا آتِنَا فِى الدُّنْيَا حَسَنَةً، وَفِى الْآخِرَةِ حَسَنَةً، وَقِنَا عَذَابَ النَّارِ، سًبْحَانَ رَبَّكَ رَبِّ الْعِزَّةِ عَمَّا يَصِفُوْنَ، وَسَلَامٌ عَلَى الْمُرْسَلِيْنَ، وَصَلَّى اللهُ علَى سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ وَعَلَى اَلِهِ وَصَحْبِهِ وَسَلَّمَ وَالْحَمْدُ لِلهِ رَبِّ الْعَلَمِيْنَ. اَلْفَاتِحَةْ

Rabbanā ātina fid duniā hasanah, wa fil ākhirati hasanah, wa qinā ‘adzāban nār. Subhāna rabbika rabbil ‘izzati ‘an mā yashifūna, wa salāmun ‘alal mursalīna, wa shallallāhu ‘alā sayyidinā Muhammadin, wa ‘alā ālihī, wa shahbihī, wa sallama, wal hamdulillāhi rabbil ‘alamīn. Al-Fatihah.

Artinya, “Tuhan kami, berikanlah kami kebaikan di dunia dan kebaikan di akhirat. Lindungi kami dari siksa api neraka. Maha suci Tuhanmu, Tuhan pemilik kemuliaan, dari segala yang mereka gambarkan. Semoga kesejahteraan melimpah untuk para rasul. Semoga Allah melimpahkan shalawat dan salam kepada Nabi Muhammad SAW, keluarga, dan sahabatnya. Segala puji bagi Allah, Tuhan sekalian alam. (baca Surat Al-Fatihah).”

Dengan membaca doa-doa tersebut, semoga Allah memberikan ampunan serta rahmat bagi kedua orang tua kita yang telah meninggal dunia. Juga semoga rahmat dan ampunanNya tercurahkan untuk  seluruh kaum muslimin dan muslimat di seluruh penjuru dunia, baik yang masih hidup ataupun yang telah meninggal dunia.

Doa-doa ini dikutip dari NU Online yang mengutip pelbagai sumber, yakni Kitab Maslakul Akhyar karya Sayyid Utsman bin Yahya (1822 M-1913 M), Perukunan Melayu, dan Majmuk Syarif.

Shohibul Azka Mahasiswa Ilmu al-Qur'an dan Tafsir IAIN Syekh Nurjati Cirebon

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *