Shohibul Azka Mahasiswa Ilmu al-Qur'an dan Tafsir IAIN Syekh Nurjati Cirebon

Doa Untuk Bayi Yang Baru Lahir

Doa Untuk Bayi Yang Baru Lahir

Sahabat-sahabat sekalian yang dirahmati Allah. Dalam ulasan kali ini saya akan membahas mengenai doa yang berkaitan dengan bacaan doa untuk bayi yang baru lahir.

Bayi merupakan sosok yang didambakan oleh setiap pasangan suami istri. Karena ia merupakan estafet penerus yang akan meneruskan keturunan dan segala macam tonggak perusahaan/institusi yang diemban oleh kedua orang tuanya. Ia juga yang diharapkan untuk mengurusi orang tuanya kelak ketika mereka telah lanjut usia.

Kelahiran bayi merupakan kebahagiaan tersendiri bagi para orang tua. Untuk mewujudkan kebahagian tersebut, terkadang ada sebagian orang tua yang rela mondar mandir kesana kemari. Bayi merupakan anugrah dari Allah Swt yang wajib dijaga dan dididik dengan baik.

Tetapi kebahagian pasangan suami istri tidak hanya sebatas dengan lahirnya sosok bayi saja. Keduanya akan merasa bahagia pula ketika bayinya kelak tumbuh menjadi anak yang sholih dan sholihah, yang berbakti kepada kedua orang tua dan berguna bagi agama, nusa dan bangsa.

Doa Yang di Baca Pada Bayi Yang Baru Lahir

Bagi anda yang baru menikah atau yang sudah lama menikah, dan kebetulan sang istri sedang mengandung dan akan melahirkan dalam waktu dekat, maka dianjurkan membaca doa berikut ini:

اللَّهُمَّ اجْعَلْهُ بَارًّا تَقِيًّا رَشِيْدًا وَأَنْبِتْهُ فِي الْإِسْلَامِ نَبَاتًا حَسَنًا
Allâhummaj’alhu bârran taqiyyan rasyîdan wa-anbit-hu fil islâmi nabâtan hasanan.

Artinya: “Ya Allah, jadikanlah ia (bayi) orang yang baik, bertakwa, dan cerdas. Tumbuhkanlah ia dalam islam dengan pertumbuhan yang baik.”

Isi dari doa di atas adalah sebuah harapan kepada Allah agar menjadikan anaknya kelak menjadi pribadi yang baik, bertakwa dan cerdas serta dilahirkan dalam kondisi sempurna dan tumbuh dengan baik.

Tata Cara Membacakan Doa Pada Bayi Yang Baru Lahir

Anjuran Sayyid Muhammad bin ‘Ali al-Tarimi kepada orang tua yang anaknya baru lahir. Dilansir dari NU Online, bahwa Sayyid Muhammad bin ‘Ali al-Tarimi menganjurkan (dalam al-Wasail al-Syafi’ah fi al-Adzkar al-Nafi’ah wa al-Aurad al-Jami’ah (Beirut: Dar al-Ihya al-‘Ilm, 2000), hal. 269) kepada para orang tua, khususnya seorang ayah, yang anaknya baru lahir untuk membaca rangkaian doa dan dzikir berikut ini:

1. Membaca adzan pada telinga bayi sebelah kanan

Berikut ini adalah lafadz adzan lengkap dengan Arab, latin, dan terjemahannya:

(٢x) اَللهُ اَكْبَرُ،اَللهُ اَكْبَرُ
Allaahu Akbar, Allaahu Akbar (2x) 
Allah Maha Besar, Allah Maha Besar
(٢x) أَشْهَدُ اَنْ لاَ إِلٰهَ إِلَّااللهُ
Asyhadu allaa illaaha illallaah. (2x)
Artinya: Saya bersksi bahwa tiada Tuhan selain Allah
(٢x) اَشْهَدُ اَنَّ مُحَمَّدًا رَسُوْلُ اللهِ
Asyhadu anna Muhammadar rasuulullah. (2x)
Saya bersaksi bahwa Nabi Muhammad adalah utusan Allah
(٢x) حَيَّ عَلَى الصَّلاَةِ
Hayya ‘alashshalaah (2x)
Mari mengerjakan shalat
(٢x) حَيَّ عَلَى الْفَلاَحِ
Hayya ‘alalfalaah. (2x)
Mari menuju kemenangan
(١x) اَللهُ اَكْبَرُ ،اَللهُ اَكْبَرُ
Allaahu Akbar, Allaahu Akbar (1x)
Allah Maha Besar, Allah Maha Besar
(١x) لَا إِلَهَ إِلَّااللهُ
Laa ilaaha illallaah (1x)
Tiada Tuhan selain Allah

2. Membaca iqamah pada telinga bayi sebelah kiri

اَللهُ اَكْبَرُ ،اَللهُ اَكْبَرُ
Allaahu Akbar, Allaahu Akbar
Allah Maha Besar, Allah Maha Besar
أَشْهَدُ اَنْ لَا إِلٰهَ إِلَّااللهُ
Asyhadu allaa illaaha illallaah
Saya bersaksi bahwa tiada Tuhan selain Allah
اَشْهَدُ اَنَّ مُحَمَّدًا رَسُوْلُ اللهِ
Asyhadu anna Muhammadar rasuulullah
Saya bersaksi bahwa Nabi Muhammad adalah utusan Allah
حَيَّ عَلَى الصَّلَاةِ
Hayya ‘alashshalaah
Mari menunaikan shalat
حَيَّ عَلَى الْفَلَاحِ
Hayya ‘alalfalaah
Mari menuju kemenangan
قَدْ قَامَتِ الصَّلَاةُ ،قَدْ قَامَتِ الصَّلَاةُ
Qad qaamatish-shalaah, Qad qaamatish-shalaah
Sungguh shalat akan didirikan, sungguh shalat akan didirkan
اَللهُ اَكْبَرُ ،اَللهُ اَكْبَرُ
Allaahu Akbar, Allaahu Akbar
Allah Maha Besar, Allah Maha Besar
لَاإِلٰهَ إِلاَّاللهُ
Laa ilaaha illallaah
Tiada Tuhan selain Allah

3. Membaca surat al-Ikhlâsh pada telinga bayi sebelah kanan

بِسْمِ اللّهِ الرَّحْمَنِ الرَّحِيْمِ
Bismillahirrahmanirrahim
Dengan menyebut nama Allah Yang Maha Pemurah lagi Maha Penyayang

قُلْ هُوَ اللّٰهُ اَحَدٌۚ
qul huwallahu ahad
Katakanlah (Muhammad), “Dialah Allah, Yang Maha Esa.

اَللّٰهُ الصَّمَدُۚ
allahu somad
Allah tempat meminta segala sesuatu.

لَمْ يَلِدْ وَلَمْ يُوْلَدْۙ
lam yalid wa lam yụlad
(Allah) tidak beranak dan tidak pula diperanakkan.

وَلَمْ يَكُنْ لَّهٗ كُفُوًا اَحَدٌ
wa lam yakul lahụ kufuwan ahad
Dan tidak ada sesuatu yang setara dengan Dia

4. Membaca surat al-Qadr pada telinga bayi sebelah kanan

بِسْمِ اللّهِ الرَّحْمَنِ الرَّحِيْمِ
Bismillahirrahmanirrahim
Dengan menyebut nama Allah Yang Maha Pemurah lagi Maha Penyayang

إِنَّا أَنْزَلْنَاهُ فِي لَيْلَةِ الْقَدْرِ
innā anzalnāhu fī lailatil-qadr
Sesungguhnya Kami telah menurunkannya (Al Quran) pada malam kemuliaan.

وَمَا أَدْرَاكَ مَا لَيْلَةُ الْقَدْرِ
wa mā adrāka mā lailatul-qadr
Dan tahukah kamu apakah malam kemuliaan itu?

لَيْلَةُ الْقَدْرِ خَيْرٌ مِنْ أَلْفِ شَهْرٍ
lailatul-qadri khairum min alfi syahr
Malam kemuliaan itu lebih baik dari seribu bulan.

تَنَزَّلُ الْمَلَائِكَةُ وَالرُّوحُ فِيهَا بِإِذْنِ رَبِّهِمْ مِنْ كُلِّ أَمْرٍ
tanazzalul-malā`ikatu war-rụḥu fīhā bi`iżni rabbihim, ming kulli amr 
Pada malam itu turun malaikat-malaikat dan malaikat Jibril dengan izin Tuhannya untuk mengatur segala urusan.

سَلَامٌ هِيَ حَتَّىٰ مَطْلَعِ الْفَجْرِ
salāmun hiya ḥattā maṭla’il-fajr 
Malam itu (penuh) kesejahteraan sampai terbit fajar.

5. Membaca ayat Q.S. Ali Imran (3: 36) pada telinga bayi sebelah kanan

بِسْمِ اللّهِ الرَّحْمَنِ الرَّحِيْمِ
Bismillahirrahmanirrahim
Dengan menyebut nama Allah Yang Maha Pemurah lagi Maha Penyayang
وَإِنّي أُعِيذُهَا بِكَ وَذُرِّيَّتَهَا مِنَ الشَّيْطَانِ الرَّجِيمِ
Wa innî u’îdzu bika wadzurriyyatahâ minasysyaithânir rajîm
“Aku memohon perlindungan untuknya serta anak-anak keturunannya kepada (pemeliharaan) Engkau dari pada setan yang terkutuk.”

6. Membaca doa berikut pada telinga bayi sebelah kanan

أَعُوذُ بِكَلِمَاتِ اللهِ التَّآمَّةِ مِنْ كُلِّ شَيْطَانٍ وَهَآمَّةٍ  وَمِنْ كُلِّ عَيْنٍ لَآمَّةٍ
A’ûdzu bikalimatiLlâhi at-tâmmati min kulli syaithânin wa hâmmatin wamin kulli ‘ainin lâmmatin
“Aku berlindung dengan kalimat-kalimat Allah dari segala setan, kesusahan, dan pandangan yang jahat.”

Demikian itu adalah rangkaian doa dan dzikir serta beberapa surat pendek yang dianjurkan untuk dibaca ketika seorang anak lahir di dunia.

Semoga dengan membaca rangkaian amalan tersebut, anak kita semua dijadikan anak yang shalih dan shalihah, berbakti kepada orang tua, serta berguna bagi agama, nusa dan bangsa. amiiin…..

Shohibul Azka Mahasiswa Ilmu al-Qur'an dan Tafsir IAIN Syekh Nurjati Cirebon

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *