Shohibul Azka Mahasiswa Ilmu al-Qur'an dan Tafsir IAIN Syekh Nurjati Cirebon

Doa Sesudah Shalat Wajib

Doa Sesudah Sholat Wajib

Sahabat yang dirahmati Allah. Pada ulasan kali ini, saya akan berbagi pengetahuan tentang bacaan-bacaan doa sesudah shalat wajib/fardhu yang telah diajarkan oleh para ulama kita.

Sebagaimana diketahui bersama bahwa shalat ada yang hukumnya sunnah dan adapula yang hukumnya wajib, masing-masing mempunyai keistimewaan tersendiri.

Apalagi shalat wajib di mana bagi yang mengerjakannya maka ia akan bersih dari dosa-dosa yang mengotori jiwanya, sebagaimana pakaian kotor jika sering dibasuh maka kotorannya itu akan hilang juga.

Dalam sebuah hadits disebutkan bahwa suatu ketika Abdullah bin Mas’ud bertanya pada Rasulullah shallahu ‘alaihi wasallam, “Wahai Rasulullah pekerjaan apa yang paling Allah cintai?”

Beliau menjawab, “Shalat pada waktunya”.

Ia bertanya, “Lalu apalagi ya Rasul?”

Beliau menjawab, “Taat kepada orang tua.”

Ia bertanya: “Lalu apalagi Ya Rasul?”

Beliau menjawab: “Jihad di jalan Allah.”

Hadits tersbut menunjukkan bahwa pekerjaan yang paling utama adalah shalat. Apalagi jika dikerjakannya secara tepat waktu.

Dilansir dari situs Republika Online, menurut Dr Abdul Fattah Abu Ghuddah bahwa dalam hadis tersebutlah terdapat kunci kesuksesan Umat Islam, yaitu dengan “memanfaatkan waktu”.

Beliau berargumen karena shalat termasuk ibadah yang sudah ditentukan waktunya.

Kemudian, setelah shalat, sahabat-sahabat sekalian jangan terburu-buru pula untuk bergegas keluar sebelum berdoa setelah shalat.

Sebab dalam suatu keterangan dijelaskan bahwa salah satu waktu doa mudah dikabulkan oleh Allah adalah setelah selesai shalat.

Lebih-lebih shalat wajib lima waktu. Hal tersebut sebagaimana dijelaskan dalam sabda Nabi berikut ini:

جاء رجلٌ إلى النَّبيِّ – صلى الله عليه وسلم – ، فقال : أيُّ الصلاة أفضل ؟ قال : (( جوفُ الليل الأوسط )) ، قال : أيُّ الدُّعاء أسمع ؟ قال: (( دُبر المكتوبات ))

“Ada seseorang yang pernah mendatangi Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam lalu bertanya, “Shalat apa yang paling afdhal?” “Shalat di tengah malam”, jawab Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam. Lalu ditanya kembali, “Doa apa yang paling didengar?” “Doa di dubur shalat wajib (yaitu di akhir shalat wajib).” (HR. Ibnu Abi Ad-Dunya, Jami’ ‘Ulum wa Al-Hikam, 1: 143-144).

Doa Setelah Shalat Fardhu yang Pendek

Dalam hal ini, ada beberapa doa sesudah sholat yang sering dibaca secara rutin oleh para ulama kita setelah selesai shalat wajib. Berikut ini adalah beberapa doa tersebut dilengkapi dengan teks arab, latin dan terjemahannya:

 بسم الله الرحمن الرحيم ألحمد لله رب العالمين اللهم صل على سيدنا محمد وعلى ال سيدنا محمد

Bismillaahirohmaanirrohiim. Alhamdulillaahirobbil ‘aalamiin. Allaahumma sholli ‘alaa sayyidina Muhammadin wa’alaa aali sayyidina Muhammad.

Artinya: Dengan menyebut Nama Allah yang maha pengasih lagi maha penyayang. Segala puji bagi Allah, Tuhan semesta alam. Ya Allah, curahkanlah shawalat dan salam untuk Baginda kita Muhammad dan juga untuk keluarganya)

١. اَللهُمَّ صَلِّ وَسَلِّمْ عَلَى سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ وَعَلى آلِ سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ. صَلاَةً تُنْجِيْنَابِهَا مِنْ جَمِيْعِ اْلاَهْوَالِ وَاْلآفَاتِ. وَتَقْضِىْ لَنَابِهَا جَمِيْعَ الْحَاجَاتِ.وَتُطَهِّرُنَا بِهَا مِنْ جَمِيْعِ السَّيِّئَاتِ. وَتَرْفَعُنَابِهَا عِنْدَكَ اَعْلَى الدَّرَجَاتِ. وَتُبَلِّغُنَا بِهَا اَقْصَى الْغَيَاتِ مِنْ جَمِيْعِ الْخَيْرَاتِ فِى الْحَيَاةِ وَبَعْدَ الْمَمَاتِ اِنَّهُ سَمِيْعٌ قَرِيْبٌ مُجِيْبُ الدَّعَوَاتِ وَيَاقَاضِىَ الْحَاجَاتِ

Allaahumma sholli ‘alaa sayyidinaa Muhammadin sholaatan tunjiinaa bihaa min jamii’il aafaat. Wa taqdhii lanaa bihaa min jamii’il haajaat. Wa tuthohhirunaa bihaa min jamii’is sayyi_aat. Wa tarfa’unaa bihaa ‘indaka a’lad_darojaat. Wa tuballighunaa bihaa aqshol ghooyaat. Min jamii’il khoirooti fil hayaati wa ba’dal mamaat.

Artinya: Ya Allah limpahkanlah rahmat kepada junjungan kita Nabi Muhammad SAW, yang dengan rahmat itu Engkau akan menyelamatkan kami dari semua bahaya, yang dengan rahmat itu Engkau akan mendatangkan hajat kami, Yang dengan rahmat itu Engkau akan membersihkan kesalahan kami, Yang dengan rahmat itu Engkau akan mengangkat derajat kami, Yang dengan rahmat itu pula Engkau akan menyampaikan kami kepada kesempurnaan semua maksud dari semua kebaikan pada waktu hidup dan setelah mati, karena sesungguhnya Engkaulah Maha Kuasa atas segala sesuatu.

٢. اَللهُمَّ اِنَّا نَسْئَلُكَ سَلاَمَةً فِى الدِّيْنِ وَالدُّنْيَا وَاْلآخِرَةِ وَعَافِيَةً فِى الْجَسَدِ وَصِحَّةً فِى الْبَدَنِ وَزِيَادَةً فِى الْعِلْمِ وَبَرَكَةً فِى الرِّزْقِ وَتَوْبَةً قَبْلَ الْمَوْتِ وَرَحْمَةً عِنْدَ الْمَوْتِ وَمَغْفِرَةً بَعْدَ الْمَوْتِ

Allaahumma innaa nas_aluka salaamatan fid_diin. Wa ‘aafiyatan fil jasadi. Wa ziyaadatan fil ‘ilmi. Wa barakatan fir_rizqi. Wa taubatan qoblal maut. Wa rahmatan ‘indal maut. Wa maghfirotan ba’dal maut.

Artinya: Ya Allah kami meminta kepadamu keselamatan Agama, kesehatan jasmani, tambahan Ilmu, keberkahan dalam rizqi, Taubat sebelum mati, Rahmat ketika hendak mati dan Ampunan setelah mati.

٣. اَللهُمَّ هَوِّنْ عَلَيْنَا فِىْ سَكَرَاتِ الْمَوْتِ وَالنَّجَاةَ مِنَ النَّارِ وَالْعَفْوَ عِنْدَ الْحِسَابِ

Allaahumma hawwin ‘alainaa fii sakaraatil maut. Wan_najaata minan_naari wal ‘afwa ‘indal hisaab.

Artinya: Ya Allah, ringankanlah kami ketika sedang sakaratul Maut, selamatkan dari api neraka, dan ampunilah ketika sedang proses hisab.

٤. رَبَّنَا لَا تُزِغْ قُلُوبَنَا بَعْدَ إِذْ هَدَيْتَنَا وَهَبْ لَنَا مِن لَّدُنكَ رَحْمَةً ۚ إِنَّكَ أَنتَ ٱلْوَهَّابُ

Robbanaa laa tuzigh qulubanaa ba’da idz hadaitanaa wahab lanaa min ladunka rahmah Innaka antal wahhaab.

Artinya: Ya Tuhan kami, janganlah Engkau jadikan hati kami menyimpang pada kesesatan setelah Engkau beri petunjuk kepada kami, dan karuniakanlah kepada kami rahmat dari sisi-Mu, karena sesungguhnya Engkau Maha Pemberi (Karunia).

٥. اَللّٰهُمَّ اغْفِرْلِيْ وَلِوَالِدَيَّ وَارْحَمْهُمَاكَمَارَبَّيَانِيْ صَغِيْرَا

Allaahummaghfirlii dzunuubi waliwaalidayya warhamhumaa kamaa robbayaanii soghiiroo.

Artinya: Ya Allah, ampunilah dosaku dan dosa kedua orang tuaku, dan belas kasihilah mereka berdua sebagaimana mereka berbelas kasih kepadaku di waktu aku kecil.

٦. رَبَّنَا آتِنَا فِي الدُّنْيَا حَسَنَةً وَفِي الْآخِرَةِ حَسَنَةً وَقِنَا عَذَابَ النَّار

Robbanaa aatinaa fid_dun_yaa hasanah wafil aakhiroti hasanah waqinaa adzaaban_naar.

Artinya: Ya Tuhan kami, berilah kami kebaikan di dunia dan kebaikan di akhirat, dan selamatkanlah kami dari siksa neraka.

وصلى الله على سيدنا محمد وعلى اله وصحبه وسلم والحمد لله رب العالمين

wa shollallahu ‘alaa sayyidinaa muhammadin wa ‘alaa aalihi wa shohbihi wa sallim wal hamdu lillahi Robbil ‘Alamiin.

Hadits Anjuran Dalam Berdoa

Antara Allah Swt dengan makhluknya tentu sangat berbeda. Dia Maha Berbelas Kasih (ar-Ra’uf) dan Maha Penyayang (Ar-Rahman dan Ar-Rahim).

Coba bandingkan dengan makhluknya. Ketika ada saudaranya meminta pertolongan padanya, kebanyakan ia merasa berat hati. Sedangkan Allah Swt tidaklah begitu.

Ia akan sangat senang apabila ada yan meminta kepada-Nya. Sebagaimana dikatakan oleh seorang penyair:

الله يغضب إن تركت سؤاله  وبني آدم حين يسأل يغضب

Allah murka pada orang yang enggan meminta kepada-Nya, sedangkan manusia ketika diminta ia marah”.

Ungkapan di atas menunjukkan bahwa Allah akan marah kepada orang yang samasekali tidak meminta kepadaNya. Namun Ia akan senang apabila seseorang meminta kepadaNya.

Lain halnya dengan manusia, di mana ia akan marah dan berat hati tatkala ada yang meminta bantuan kepadanya.

Keistimewaan lainnya adalah, jika seseorang berharap kepadaNya, maka Allah akan memberikan bonus berupa pengampunan dosa yang diembannya. Sebagaima hadits qudsi berikut:

يا ابن آدم إنك ما دعوتني ورجوتني غفرت لك على ما كان منك ولا أبالي

Wahai manusia, selagi engkau berdoa dan berharap kepada-Ku, aku mengampuni dosamu dan tidak aku pedulikan lagi dosamu” (HR. At Tirmidzi, ia berkata: ‘Hadits hasan shahih’)

Yakinlah bahwa segala macam doa kita akan dikabulkan oleh Allah Swt. dan bagi orang yang enggan berdoa kepadaNya, maka ia dimasukkan dalam kategori hamba yang sombong dan akan diancam masuk neraka Jahannam. Sebagaimana firmannya:

ادْعُونِي أَسْتَجِبْ لَكُمْ إِنَّ الَّذِينَ يَسْتَكْبِرُونَ عَنْ عِبَادَتِي سَيَدْخُلُونَ جَهَنَّمَ دَاخِرِينَ

Berdoalah kepadaKu, Aku akan kabulkan doa kalian. Sungguh orang-orang yang menyombongkan diri karena enggan beribadah kepada-Ku, akan dimasukkan ke dalam neraka Jahannam dalam keadaan hina dina” (QS. Ghafir: 60)

Silahkan sobat baca artikel diatas sembari langsung mempraktikannya, karena doa atau dzikir sesudah sholat itu sangat bagus untuk kita agar selalu mendekatkan diri kepada Allah SWT.

Shohibul Azka Mahasiswa Ilmu al-Qur'an dan Tafsir IAIN Syekh Nurjati Cirebon

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *